Alhamdulillah Gebyar Organik telah dilaksanakan dengan lancar, semoga hasilnya bisa bermanfaat bagi masyarakat....khususnya pemerhati Lingkungan dan spesial "Organik".
Dalam acara pembukaan dihadiri oleh : Dirjen P2MKT : Bp Drs. H. Djoko Sidik Pramono, MSi, Komisaris Utama BRI : Bp. Prof. Dr. Ir. Bunasor Sanim, mantan Dirjen Dayasos yg sekarang menjadi Staf Ahli di Depsos : Bp Prof.. Dr. Gunawan Sumodiningrat MEc. dari staf Ahli Menko Perekonomian (ahli perpupukan khususnya masalah subsidi pupuk) : Drs. Abdul Salam, MSi. Disamping itu telah ditandatangani kerjasama antara MAPORINA dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang dalam hal pendampingan dan kerjasama pengisian artikel khusus "organik" di Jurnal AGRIVITA yang terakreditasi DIKTI Depdiknas. Dalam sesi terakhir Prof. Hembing (begawan obat obatan tradisional) bercerita pentingnya mengkonsumsi makanan organik demi kesehatan kita....(selengkapnya bisa disimak khusus tulisan beliau). Prof Hembing juga memberikan peluang kerjasama dengan MAPORINA dalam tulisan tulisan beliau tentang organik. (kita tunggu follow up nya)...
Tidak kalah pentingnya dalam sesi ini Bupati Bondowoso juga bercerita tentang bagaimana "kebijakan2 yang dilakukan di Bondowoso untuk mendukung daerahnya agar petaninya bertani organik. Program yang diluncurkan adalah BOTANIK (Bondowoso Bertani Organik)......kita tunggu implementasi program tsb....kita berharap Bupati Bondowoso nanti bisa mendapatkan "AWARD" Bupati Organik, seperti Bupati Sragen......kita akan kawal beliau, kita dampingi agar semangat dalam mengimplementasikan kebijakannya dan disambut bagus para pendamping dan masyarakatnya......
Puncak Acara di awal adalah Penyerahan AWARD, Maporina Award 2009 ini diberikan kepada penulis hasil penelitian tentang "organik", siap penenangnya...dan apa penelitian & tulisannya sehingga menerima AWARD tsb......kita simak......di halaman berikut...
Dari Menanam Sayur Organik hingga Ultah MAPORINA di Kampung Rusa
Menanam sayuran organik sangat menyenangkan, bagaimana caranya ? Bisa pada halaman, lahan pekarangan maupun di sawah. Ditanam dalam pot, polybag atau pun di bekas paralon ataupun bambu bekas. Berikut dibawah ini cara budidaya sayuran organik di lahan pekarangan ataupun sawah. Dimulai dengan :
Pengolahan Tanah dan Pemupukan.Tanah yang akan
ditanami dengan sawi, pokcai, bayam, kangkung dan seledri harus diolah dahulu
dan diberi pupuk organik yang berasal dari kotoran ternak, limbah
limbah organik yang telah diolah terlebih dahulu menggunakan konsep
fermentasi.
Selanjutnya selain budidaya sayuran organik, ada album Sarasehan di Kampung Rusa.....
GEBYAR Organik 2009, tanggal 11 November kemarin dibuka oleh Ketua Umum MAPORINA : Dr. Zaenal Soedjais didampingi oleh Drs. Yudi Agustono, Kasubdit Informasi Teknologi (IT) dan Promosi Direktorat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, DIKTI DEPDIKNAS yang membacakan Keynotes speaker Menteri Pendidikan Nasional yang telah memberikan dana Hibah bagi MAPORINA untuk menyelenggarakan kegiatan ini sebesar 200 juta. Dana tersebut selain digunakan untuk penyelenggaraan Seminar Nasional tentang Pengembangan Agrobisnis berbasis Pertanian Organik, sekaligus memberikan penghargaan kepada 3 Penulis terbaik Hasil Penelitian tentang Organik. Dari hasil penilaian dewan juri (yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Bunasor Sanim, dan anggota Bp. Basofi Sudirman dan Ir. Rahman Subandhi), terpilih penulis terbaik I adalah : Dr. Ir. Sukamto, MS (dari Fak Pertanian Unioversitas Widya Gama Malang) yang mengangkat penelitian tentang JAMU GENDONG. Penulis terbaik II adalah : Ir. Syafrullah, MSi (FP Unmuh Palembang) dan Ir. Setiawati, MS (FP. Univ. Tridinanti Palembang) dengan tulisan tentang sayuran terapung untuk mengatasi lahan pasang surut di lokasi Transmigrasi Ogan Ilir. Sedangkan Penulis terbaik III berasal dari Politeknik Negeri Lampung : Agung Adi Chandra, SKt, MSi yang meneliti tentang imunisasi bagi ayam dari temulawak. Dalam acara tsb hadir pula Dirjen P2MKT Depnakertrans Bp Drs. Djoko Sidik Pramono, Staf Ahli Mensos : Prof. Dr. Gunawan Sumodiningrat, Komisaris Utama BRI : Prof Dr. Bunasor Sanim, Staf Ahli Menko Perekonomian : Drs. Abdul Salam, MSi. Prof Hembing dan Bupati Bondowoso juga sebagai nara sumber utama disamping pemenang lomba tsb. Dalam acara tsb telah ditandatngani pula kesepakatan bersama antara Fakultas Pertanian Brawijaya deng MAPORINA dalam penulisan dan pembinaan penulisan Jurnal Agrivita.
Nama Prof.H.M. Hembing Wijayakusuma dikenal sebagai pakar pengobatan berbasis ramuan tradisional dan alami. Manfaat dan khasiat obat-obatan
natural ramuan beliau telah mengantar penggunanya menuju
kesembuhan.Atas permintaan banyak pihak, Prof.Hembing membukukan
buku-bukunya sebagai panduan kesehatan dan kecantikan.Beliau telah
membuktikan dengan ramuan alami, kesehatan, kebugaran, kecerdasan dan
kecantikan pun dapat terjaga. Anda pembaca setia buku Gramedia, karena
kami pun ingin anda sehat, bugar dan berpenampilan prima.
Bagi Hembing Wijayakusuma puasa menjadi sarana untuk menyeimbangkan
kesehatan lahir dan batin. Pakar pengobatan tradisional ini menyiapkan
ramuan dari tumbuhan yang dijadikannya menu berbuka puasa. .........................
INGIN BERTEMU BELIAU ?? IKUTI GEBYAR ORGANIK 2009
(MAPORINA mengundang beliau untuk memberikan pemikiran pemikiran beliau untuk mengkonsumsi makanan sehat yg "organik" tentunya.....silahkan hubungi : 08155507579, tempat terbatas)....
Dr. Ir. Lily Agustina salah satu penerima MAPORINA Award
2005, selain aktif di MAPORINA Cab Malang Raya, dalam kesehariannya beliau
membina Lily go to Organic. Lily go to Organic mengadakan kegiatan outlet
produk pangan organik mulai beras organik (beras hitam, beras merah, beras
putih hingga beras organik tumbuk lesung) sayuran yang serba organik juga
makanan dan bahan makanan yang serba organik.
MAPORINA bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya
MAPORINA bekerjasama dengan Jurnal AGRIVITA Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, disaksikan (kanan ke kiri) Prof Bunasor Sanim (Komisaris Utama BRI), Prof Dr. Gunawan Sumodiningrat (Staf Ahli Mensos), Prof. Dr. Sumeru Ashari (Dekan FP UB), Ketua Umum Maporina, Drs. Djoko Sidik Pramono MSi (Dirjen P2MKT Depnakertrans) dan Sekjen Maporina.
Pameran dalam Gebyar Organik di ikuti oleh beberapangusaha bidang organik antara lain artis kita Melly Manuhuttu yg juga pengurus MAPORINA Pusat, yang menampilkan produk produk pangan organik, sereal, suplemen organik, kecap, sirup yang semuanya organik.lihat hal berikut nya ada diaplay sayur organik
Pupuk
organik merupakan pupuk yang terbuat dari bahan-bahan alami yang dapat
diperbaharui, didaur ulang, dan dirombak dengan bantuan microorganisme
dekomposer seperti bakteri dan cendawan menjadi unsur-unsur hara yang dapat
diserap oleh tanaman. Proses perombakan bahan organik menjadi pupuk organik itu
dapat berlangsung secara alami atau buatan.